Sabtu, 29 September 2012

RAHASIA DAN HIKMAT SHALAT KUSUF,KHUSUF DAN TANDA-TANDA KEBESARAN ALLAH

Kusuf dan Khusuf (gerhana matahari dan bulan), adalah dua tanda yang nyata dari kebesaran Allah SWT. Allah mempertakutkan hamba2nya dengan tanda2 itu.

Oleh sebab itu dituntut para umatnya supaya mengerjakan shalat sunnat kusuf dan khusuf, buat mendahirkan kekhudlua'n dan kehinaan diri kepada Allah yang Maha Esa maka kita mengerjakan shalat itu adalah buat memohon kepadaNya ,Semoga kita di pelihara dari bencana dan kemelaratan.

Bersabda Rasululah SAW.

"Ketahuilah bahwasanya matahari dan bulan itu,adalah dua ayat (tanda) dari ayat-ayat Allah, Allah mempertakutkan dengan dia hamba-hambaNya. Tiadalah dia gerhana karena kematian seseorang,dan tidak pula karena kelahirannya ,maka apabila kamu melihat sesuatu dari gerhana(matahari atau bulan)itu,pujilah akan Allah,ucapkanlah takbir,ucapkanlah tasbieh dan bershalatlah kamu sehingga selesainya gerhana itu."
(H.R.Al Bukhary dan Muslim dari Aisyah Ihkamul Ahkam 2 : 137).

RAHASIA DAN HIKMAH SHALAT JENAZAH

1.memohon kepada
Allah SWT. mudah- mudahan Allah SWT. Mencurahkan rahmatnya atas org
yang telah eninggal itu dan mudah-mudahan Allah SWT.memaafkan kesalahan2nya atau mengampuni dosa2nya.

2.Memperlihatkan kepada masyarakat bahwa umat islam bersatu padu dan berkasih kasihan antara satu sama lainya.

3.membuktikan bahwa kita ummat Islam sangat memuliakan orang yang telah meninggal dengan jalan berdo

Minggu, 02 September 2012

KEBURUKAN MENTAKHIRKAN SHALAT DARI WAKTUNYA

Berfirman Allah SWT.

Maka mereka tinggalkan di belakang mereka suatu keturunan yang menyia-nyiakan shalat dan mengikuti syahwat ; mereka kelak akan menjumpai ghaiy (mala petaka )."(Q.A. 59,S.19 :Maryam).


Berkata Ibnu Mas'ud r.a :

Dikehendaki dengan "menyia-nyiakan shalat " ialah : mentakhirkan shalat dari waktunya, seperti

mengerjakan dhuhur setelah tiba waktu 'ashar, mengerjakan 'ashar setelah tiba waktu maghrib.Maka orang yang begitu kelak akan masuk kedalam "ghaiy," yaitu : suatu alur di dalam neraka jahanam.


Bersabda Rasulullah SAW. :


"Apabila seorang hamba mengerjakan shalat pada awal waktunya, naiklah ia ke langit dan baginya cahaya yang cemerlang hingga sampailah ia ke Arasy lalu meminta ampun untuk yang mengerjakannya hingga hari kiamat, serta berkata : "mudah-mudahan Allah memelihara engkau sebagaimana engkau memelihara daku . Dan apabila dikerjakan dibukan waktunya , naiklah ia kelangit , sebagai benda yang hitam pekat. Maka apabila ia telah sampai ke langit ,dilipatlah shalat itu sebagai dilipatnya kain buruk dan kelak dipukulkan dengannya muka orang yang mengerjakannya." (H.R. Ath-Thabarany. At-Targhieb, 1:222)

Rabu, 29 Agustus 2012

HUKUM SHALAT YANG DITINGGALKAN KARENA LUPA ATAU LANTARAN TERTIDUR ATAU UDZUR.


Bersabda Rasulullah SAW. :


"Barang siapa lupa sesuatu shalat atau tidur daripadanya maka hendaklah dia kerjakan dia kerjakan di kala dia ingat." (H.R. Albukhary dari Annas; At-Taisier2: 188).


Pernah Rasulullah SAW. meninggalkan shalat 'ashar karena disibukkan oleh urusan peperangan, maka beliau menunaikan shalat itu sesudah matahari terbenam dengan berjama'ah sebelum shalat maghrib.


Selasa, 28 Agustus 2012

BENCANA YANG DIHADAPI ORANG YANG MENINGGALKAN SHALAT

Bersabda Rasulullah SAW. :

"Barang siapa meninggalkan shalat, menjadilah shalat itu cahaya yang cemerlang dan keterangan serta kelepasan baginya di hari kiamat, barang siapa tidak memelihara shalat, tiadalah baginya cahaya, keterangan,kelepasan ,dan adalah ia pada hari kiamat beserta Karun, Fir'aun, Haman dan Ubay bin Khalaf." (H.R. Ahmad dan Ath Thabarany dari Abdullah ibn Ash; Miftahul Khatabah, 138).

Dalam suatu hadits Rasulullah SAW. Terdapat keterangan, bahwa orang yang memelihara Shalat, dimuliakan dengan lima kemuliaan, yaitu :

a.Dihilangkan daripadanya kesempitan penghidupan

b.Dihapuskan daripadanya azab kubur.

c.Diberikan kepadanya di hari mahsyar surat 'amalanya, dari sebelah kanan.

d.Diberi kesanggupan berlalu diatas titi sirot. dengan kecepatan kilat, dan

e.Dimasukkan ke syurga dengan tidak dihisab.

Dan barang siapa meninggalkan shalat, niscaya Allah SWT. akan menyiksanya dengan beberapa siksa.

a.Dihilangkan keberkatan dari umurnya.

b.Dihilangkan tanda keshalihan dari mukanya.

c.Tidak dipahalai 'amalan-'amalannya.

d.Tidak diangkat do'anya ke langit.

e.Tidak memperoleh doa dari orang-orang yang shalih-shalih.

f.Mati dengan penuh kehinaan.

g.Mati dengan kelaparan.


h.Mati dengan kehausan.

i.Dihimpit kubur kiri-kanannya.

j.Dinyalakan api jahim didalam kuburnya.

k.Dikirim kepadanya seokor ular, Asy Syuja'ul-aqra' namanya, untuk menyiksanya.


Senin, 27 Agustus 2012

BEBERAPA ISTILAH HUKUM I.Wajib dan Fardlu : a.Ulama syafi'iyah menetapkan, bahwa : yang dikatakan wajib dan fardlu ,ialah : sesuatu yang dipahalai orang yang mengerjakannya dan disiksa orang yang meninggalkannya. Terkecuali dalam soal haji. Ulama Syafi'iyah membagi fardlu kepada dua

-Fardlu 'Ain dan -Fardlu Kifayah

b.'Ulama hanafiyah menetapkan bahwa :

sesuatu hukum wajib yang berdasaran dalil dhanny.Orang yang tidak mengerjakannya tidak di kafirkan ,walaupun dipandang berdosa.

Yang dikatakan fardlu ialah: suatu hukum wajib yang berdasarkan dalil qath'y. Seperti shalat lima waktu. Lazim diamakan dan lazim dii'tiqadkan . . . Orang yang mengingkarinya, di kafirkan.

C.'Ulama Malikiyah menetapkan , bahwa :

Wajib dan Fardlu searti , terkecuali dalam soal Hajji. Pendapat mereka sama dengan golongan Syafi'iyah.

D.'Ulama Hambaliyah menetapkan, bahwa:

Wajib dan Fardlu semakna,Terkecuali dalam soal Hajji dan dalam sebahagian pekerjaan Shalat. Ada di dalam Shalat beberapa pekerjaan wajib , yang membatalkan Shalat apabila ditinggalkan dan dapat ditambal dengan Sujud Sahwi. Golongan ini membagi pula Fardlu kepada 'ain dan Kifayah.

PEDOMAN SHALAT

Minggu, 26 Agustus 2012

KATA-KATA ARAB





II. SUNAT ,MANDUB, MUSTAHAB DAN TATHAUWU' . . . . .

A.golongan Syafi'yah membagi sunnat kepada . . . . . . . . . .: 1.sunnat 'ain . . . . . , . 2.sunnat kifayah

Sunnat 'ain . seperti ; sunnat_rawatib, . . .

Sunnat kifayah . . . . . . Seperti . . . .. . ;memberisalam

dan mereka mengganti sunnat ini pula kepada , muakkadah dan ghairu muakkadah.

Muakkadah ;seperti witir . . . . . . . . . . . . Ghairu muakkaadah seperti ; shalat sunnat sebelum maghrib


B.Ulama Hanafiyah menetapkan bahwa

:sunnat muakadah . . .

Ialah: yang di pandang wajib yang berdosa orang yang tidak mengerjakannya sprti: zakat fitrah ,sujud sahwi.

Mandub atau mustahab (sunnah ghairu muakkadah)

ialah: yang dipahalai orang yang mengerjakannya dan tidak disiksa orang yang meninggalkannya

C.Ulama makiyah menetapkan bahwa SUNAT ialah: yang dituntut keras oleh syara' tetapi tidak ada dalil yang mewajibkan. Sprti_:shalat witir

III.RUKUN DAN FARDLU Rukun ialah: sesuatu yang menjadi perwujudan bagi sesuatu

IV. SYARATH . . . . . . . Ialah:sesuatu yg bergantung perwujudan sesuatu kepada syarath itu. Sebagai bergantung perwujudan shalat kepada adanya wudlu'
BALAGHAH . . . . . . . :ketinggian dan kehalusan susunan bahasa.. . . . . . . . . IKHTIYAR . . . . . . . . :Kemauan sendiri UKHUWWAH . . , . . . :persaudaraan. IQTISHAR . . . . . . . . . :Meringkaskan dan mencakupkan seberapa ada. . . . . . TARTIL . . . . . . . :Membaguskan bacaan dan suara serta membaca perlahan-lahan.

TAQABBALAL LAHU MINA WA MINKUM

:mudah-mudahan Allah menerima kiranya amalan-amalan kami dan amalan-amalan kamu.
Taqarrub:
berdekat diri kepada Allah dengan sesuatu ibadat.
Tasbiel: membuat sesuatu untuk di pergunakan umum,mewaqafkan amal-amal nawafil : pekerjaan pekerjaan yang disunatkan. Tadabbur: memahamkan dgn penuh perhatian. Dzin: hati_atau akal Tawajjuh: berhadap dengan diri Ta'awudz: berlindung diri.