Dikutip dari buku karya prof.Dr.T.M.Hasbi Ash Shiddieqy di_posting oleh Bambang Suhendro
Minggu, 30 September 2012
Sabtu, 29 September 2012
RAHASIA DAN HIKMAT SHALAT KUSUF,KHUSUF DAN TANDA-TANDA KEBESARAN ALLAH
Kusuf dan Khusuf (gerhana matahari dan bulan), adalah dua tanda yang nyata dari kebesaran Allah SWT. Allah mempertakutkan hamba2nya dengan tanda2 itu.
Oleh sebab itu dituntut para umatnya supaya mengerjakan shalat sunnat kusuf dan khusuf, buat mendahirkan kekhudlua'n dan kehinaan diri kepada Allah yang Maha Esa maka kita mengerjakan shalat itu adalah buat memohon kepadaNya ,Semoga kita di pelihara dari bencana dan kemelaratan.
Bersabda Rasululah SAW.
"Ketahuilah bahwasanya matahari dan bulan itu,adalah dua ayat (tanda) dari ayat-ayat Allah, Allah mempertakutkan dengan dia hamba-hambaNya. Tiadalah dia gerhana karena kematian seseorang,dan tidak pula karena kelahirannya ,maka apabila kamu melihat sesuatu dari gerhana(matahari atau bulan)itu,pujilah akan Allah,ucapkanlah takbir,ucapkanlah tasbieh dan bershalatlah kamu sehingga selesainya gerhana itu."
(H.R.Al Bukhary dan Muslim dari Aisyah Ihkamul Ahkam 2 : 137).
RAHASIA DAN HIKMAH SHALAT JENAZAH
1.memohon kepada
Allah SWT. mudah- mudahan Allah SWT. Mencurahkan rahmatnya atas org
yang telah eninggal itu dan mudah-mudahan Allah SWT.memaafkan kesalahan2nya atau mengampuni dosa2nya.
2.Memperlihatkan kepada masyarakat bahwa umat islam bersatu padu dan berkasih kasihan antara satu sama lainya.
3.membuktikan bahwa kita ummat Islam sangat memuliakan orang yang telah meninggal dengan jalan berdo
Oleh sebab itu dituntut para umatnya supaya mengerjakan shalat sunnat kusuf dan khusuf, buat mendahirkan kekhudlua'n dan kehinaan diri kepada Allah yang Maha Esa maka kita mengerjakan shalat itu adalah buat memohon kepadaNya ,Semoga kita di pelihara dari bencana dan kemelaratan.
Bersabda Rasululah SAW.
"Ketahuilah bahwasanya matahari dan bulan itu,adalah dua ayat (tanda) dari ayat-ayat Allah, Allah mempertakutkan dengan dia hamba-hambaNya. Tiadalah dia gerhana karena kematian seseorang,dan tidak pula karena kelahirannya ,maka apabila kamu melihat sesuatu dari gerhana(matahari atau bulan)itu,pujilah akan Allah,ucapkanlah takbir,ucapkanlah tasbieh dan bershalatlah kamu sehingga selesainya gerhana itu."
(H.R.Al Bukhary dan Muslim dari Aisyah Ihkamul Ahkam 2 : 137).
RAHASIA DAN HIKMAH SHALAT JENAZAH
1.memohon kepada
Allah SWT. mudah- mudahan Allah SWT. Mencurahkan rahmatnya atas org
yang telah eninggal itu dan mudah-mudahan Allah SWT.memaafkan kesalahan2nya atau mengampuni dosa2nya.
2.Memperlihatkan kepada masyarakat bahwa umat islam bersatu padu dan berkasih kasihan antara satu sama lainya.
3.membuktikan bahwa kita ummat Islam sangat memuliakan orang yang telah meninggal dengan jalan berdo
Minggu, 02 September 2012
KEBURUKAN MENTAKHIRKAN SHALAT DARI WAKTUNYA
Berfirman Allah SWT.
Maka mereka tinggalkan di belakang mereka suatu keturunan yang menyia-nyiakan shalat dan mengikuti syahwat ; mereka kelak akan menjumpai ghaiy (mala petaka )."(Q.A. 59,S.19 :Maryam).
Berkata Ibnu Mas'ud r.a :
Dikehendaki dengan "menyia-nyiakan shalat " ialah : mentakhirkan shalat dari waktunya, seperti
mengerjakan dhuhur setelah tiba waktu 'ashar, mengerjakan 'ashar setelah tiba waktu maghrib.Maka orang yang begitu kelak akan masuk kedalam "ghaiy," yaitu : suatu alur di dalam neraka jahanam.
Bersabda Rasulullah SAW. :
"Apabila seorang hamba mengerjakan shalat pada awal waktunya, naiklah ia ke langit dan baginya cahaya yang cemerlang hingga sampailah ia ke Arasy lalu meminta ampun untuk yang mengerjakannya hingga hari kiamat, serta berkata : "mudah-mudahan Allah memelihara engkau sebagaimana engkau memelihara daku . Dan apabila dikerjakan dibukan waktunya , naiklah ia kelangit , sebagai benda yang hitam pekat. Maka apabila ia telah sampai ke langit ,dilipatlah shalat itu sebagai dilipatnya kain buruk dan kelak dipukulkan dengannya muka orang yang mengerjakannya." (H.R. Ath-Thabarany. At-Targhieb, 1:222)
Maka mereka tinggalkan di belakang mereka suatu keturunan yang menyia-nyiakan shalat dan mengikuti syahwat ; mereka kelak akan menjumpai ghaiy (mala petaka )."(Q.A. 59,S.19 :Maryam).
Berkata Ibnu Mas'ud r.a :
Dikehendaki dengan "menyia-nyiakan shalat " ialah : mentakhirkan shalat dari waktunya, seperti
mengerjakan dhuhur setelah tiba waktu 'ashar, mengerjakan 'ashar setelah tiba waktu maghrib.Maka orang yang begitu kelak akan masuk kedalam "ghaiy," yaitu : suatu alur di dalam neraka jahanam.
Bersabda Rasulullah SAW. :
"Apabila seorang hamba mengerjakan shalat pada awal waktunya, naiklah ia ke langit dan baginya cahaya yang cemerlang hingga sampailah ia ke Arasy lalu meminta ampun untuk yang mengerjakannya hingga hari kiamat, serta berkata : "mudah-mudahan Allah memelihara engkau sebagaimana engkau memelihara daku . Dan apabila dikerjakan dibukan waktunya , naiklah ia kelangit , sebagai benda yang hitam pekat. Maka apabila ia telah sampai ke langit ,dilipatlah shalat itu sebagai dilipatnya kain buruk dan kelak dipukulkan dengannya muka orang yang mengerjakannya." (H.R. Ath-Thabarany. At-Targhieb, 1:222)
Langganan:
Komentar (Atom)